It's my world

Menyusui adalah proses yang alami dan sekilas tampak mudah dalam menjalaninya. Sebagai seorang ibu baru, tentu kita ingin langsung lancar dalam menyusui bayi kita. Meski begitu, tidak jarang berbagai masalah yang muncul di bulan pertama setelah kelahiran membuat kita merasa kurang percaya diri dalam menyusui. 

Beberapa bulan pertama dari kelahiran bayi merupakan waktu adaptasi ibu dan bayi. Masalah-masalah yang seringkali muncul pada ibu adalah puting datar, lecet atau luka di puting karena posisi menyusui yang kurang tepat, payudara bengkak karena ASI sedang banyak diproduksi, dan mastitis karena proses pengosongan payudara yang kurang tepat. Selain masalah dari payudara, ibu juga bisa merasa khawatir dengan kesehatan bayinya. Misalnya, bayi tampak kuning atau berat badan kurang. Masalah khawatir bayi tidak cukup ASI juga dapat membuat ibu merasa kurang percaya diri. Padahal jika kita sejak awal sudah percaya diri, memiliki pengetahuan dan dukungan untuk menyusui, masalah-masalah tersebut dapat dilalui dengan baik.  

Membangun rasa percaya diri ketika menyusui itu penting. Bahkan, sudah selayaknya ibu percaya bahwa ia dapat mencukupi kebutuhan ASI bayinya. Sebagian besar faktor yang menghambat ibu untuk menyusui terletak pada faktor psikologis dan kurangnya informasi. Jika faktor ini dapat ditanggulangi, proses menyusui dapat lebih lancar dan tidak mengalami masalah yang berarti.     

Masalah Psikis

Menurut penelitian, secara biologis hanya 1 dari 1000 ibu yang memiliki payudara berbentuk tabung dan membuatnya tidak dapat menyusui. Gangguan biologis lain yang dapat menghambat proses menyusui adalah gangguan kelenjar, hormonal atau masalah fisik lainnya yang tergolong jarang ditemukan. Seorang ibu dengan penyakit seperti kanker atau hepatitis pun masih dapat menyusui bayinya dengan beberapa syarat. Jadi jika ibu tidak memiliki masalah medis yang dapat menghambat untuk menyusui, maka biasanya masalah psikologis yang lebih berperan pada ibu untuk memberikan ASI. 

Untuk menanggulangi masalah psikologis dalam menyusui, kuncinya sang ibu memiliki niat, keinginan, dan tekad yang kuat untuk memberikan ASI pada bayinya. Bahkan, seorang ibu dapat menyusui bayi kembarnya karena memang memiliki keinginan yang kuat untuk melakukannya. Sebaliknya jika ibu tidak memiliki kemauan atau membuka diri pada pilihan memberi ASI, maka akan sulit menyusui. Ibu juga sebaiknya berada dalam kondisi yang sabar, tenang dan relaks karena kondisi positif ini dapat memicu hormon di payudara untuk memproduksi ASI.

Rasa kurang percaya diri ibu sebenarnya dapat diatasi dengan diberi dukungan dan motivasi agar ia lebih yakin bahwa ia dapat memproduksi ASI sesuai kebutuhan bayi. Ibu perlu membuang rasa khawatir atau cemas yang berlebihan. Kemudian, memupuk kepercayaan diri bahwa ia dapat memberi ASI yang cukup pada bayinya. Selain itu, ibu juga perlu memiliki lingkungan atau komunitas yang mendukung untuk sukses menyusui. Komunitas ini bisa ditemukan dimana saja, seperti tetangga, saudara, teman atau komunitas yang dapat ditemukan di dunia maya. 

Mencari Informasi

Faktor lain yang dapat membuat ibu lebih percaya diri ketika menyusui adalah pengetahuan atau informasi tentang ASI itu sendiri. Informasi tentang ASI ini mudah untuk ditemui saat ini. Berbagai artikel di internet atau buku dapat memandu ibu untuk menjadi lebih percaya diri ketika menyusui. Kita juga perlu mencari informasi tentang ASI karena banyak perubahan seiring berjalannya waktu. Dulu, orang beranggapan tidak perlu untuk mencari tahu tentang ASI karena menyusui merupakan hal yang wajar. Sekarang ibu perlu mengetahui tentang IMD, rawat gabung, pelekatan yang benar agar lebih lancar dan percaya diri ketika menyusui.

Berbagai riset juga menyatakan bahwa pengetahuan tentang ASI ini dapat mendukung suksesnya ibu dalam menyusui. Sebaliknya, jika ibu kurang pengetahuan atau pengalaman, maka ia akan tampak ragu-ragu dan cemas ketika memberikan ASI. Bahkan, tidak jarang dimana ibu akhirnya tidak melanjutkan pemberian ASI. Oleh karena itu, janganlah ragu untuk terus menimba ilmu tentang ASI. Mari lebih percaya diri dalam menyusui dengan cara menetapkan niat yang kuat dan mencari informasi yang tepat.  

Tulisan saya untuk @formASI Kaltim

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: