It's my world

Mensyukuri kesederhanaan…

Pengen banyak uang…

Pengen punya mobil dan rumah…

Pengen sukses…

Pengen ini… Pengen itu…

Hmmm… apa memenuhi semua kebutuhan tersebut membuat kita bahagia? No, I don’t think so… mungkin materi bisa menunjang atau memfasilitasi kebahagiaan kita, tapi itu bukan kebahagiaan yang sebenarnya.

Kebahagiaan dapat ditemukan dari hal simpel dan sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita hanya perlu menemukan dan mensyukurinya.

Saya teringat ketika saya sedang menghadiri suatu pertemuan rutin di Depok dan moderator bertanya hal apa yang dapat membuat peserta merasa sedih dalam menjalani hari-harinya. Salah seorang peserta wanita menjawab bahwa lingkungan sekitar tidak banyak mendukungnya, ia hanya memiliki suami yang mendukungnya. Dengan bijak, moderator menjawab bahwa memiliki dan mendapatkan dukungan suami itu adalah suatu hal yang luar biasa, jika dibandingkan dengan rekan-rekan lain yang belum bersuami.

Dengan contoh ini, saya tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa memiliki suami adalah segala-galanya atau hal yang luar biasa. Akan tetapi, kita perlu mensyukuri hal simpel dan sederhana yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain. Mudah kok menemukan hal yang bisa kita syukuri. Misalnya, kita memiliki waktu luang untuk bertemu teman lama. Kita bisa bercanda, makan bersama, atau sekedar menghabiskan waktu. Hal tersebut sudah sangat luar biasa. Bandingkan dengan orang yang sibuk bekerja dan tidak memiliki waktu luang, bahkan untuk sekedar bertemu teman lama dan bercanda bersama-sama.

Bagi teman-teman yang masih single, memiliki waktu untuk diri sendiri adalah hal yang luar biasa. Kalau sudah memiliki suami dan anak, waktu luang untuk diri sendiri adalah hal yang sangat berharga. Banyak waktu yang dibutuhkan untuk mengurus keluarga.

Bagi saya sendiri, memiliki suami yang sangat mendukung dan anak yang aktif serta sehat sudah sangat membahagiakan saya. Saya juga memiliki waktu luang untuk melihat anak saya tumbuh dan berkembang. Itu hal simpel dan sederhana yang perlu selalu saya syukuri.

Hal simpel yang saya syukuri akhir-akhir ini adalah makan bebek berdua dengan suami. Simpel kan? Semenjak memiliki anak, memiliki waktu berdua adalah hal yang sangat jarang terjadi. Sibuk mengurus kuliah, mengurus ini dan itu. Kemudian, anak masih full ASI sehingga tidak bisa lama-lama pergi, dan sebagainya. Semenjak MPASI, anak semakin mudah untuk ditinggal.

Hal simpel berikutnya adalah kepindahan saya ke Balikpapan sudah akan terjadi, insya Allah. Rumah mungil sudah ada meski perabot masih terbatas. Tiket pesawat sudah dibooking. Barang-barang akan segera diangkut. Alhamdulillah. Hal yang simpel adalah saya, suami dan anak akhirnya bisa tinggal satu rumah. Menjalani perjuangan pernikahan yang sebenarnya.. Hidup terasa komplit. Tidak ada skenario yang lebih baik dari ini.

Jadi, selalu temukan hal simpel dan sederhana dalam hidup yang bisa kita syukuri. Tekankan pada kelebihan kita, bukan kekurangan kita. Maka kita akan ditambahi dengan lebih banyak kenikmatan. Insya Allah.. Aamin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: