It's my world

I’m lucky I’m in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again

Lucky by Jason Mraz

Kisah manusia tidak ada yang pernah bisa menebak. Ada yang tadinya tidak suka, jadi suka. Ada yang tadinya suka, malah berbalik tidak suka. Memang tidak ada yang tau nasib manusia. Seperti kisah saya dan suami, banyak yang tidak menyangka kami akan menikah pada akhirnya.

Kami mulai mengenal satu sama lain pada tahun 1999. Kami sekolah di SMP yang sama dan ditempatkan pada kelas yang sama, kelas 3A. Tidak ada yang kebetulan bukan? Kami mungkin memang sudah berjodoh sehingga dimasukkan dalam kelas yang sama. Suami bilang sudah pernah kenal saya waktu kelas dua, tapi saya baru “ngeh” waktu kelas tiga. Maklum dulu saya tidak terlalu peduli dengan lingkungan sekitar.

Pertama kali bertemu dengan suami, reaksi saya, “Orang ini menyebalkan dan sombong.” Saya berusaha menghindar, tapi apa daya dia harus duduk di depan bangku saya. Saya terpaksa ngobrol dengannya karena dia duduk sendiri di salah satu bangku paling depan, sedangkan teman sebangku saya sering mengobrol dengan bangku belakang.

Selama setahun kami berada satu kelas, hubungan pertemanan kami seperti naik jet coaster. Kadang baik, kadang buruk. Pada satu saat kami bisa berteman baik dan ngobrol bersama, kadang kami marahan sampai berhari-hari tidak bicara. Teman yang lain hanya bisa memandang kami dengan heran. Kami juga pernah  main pedang-pedangan pakai penggaris ketika guru sedang tidak ada. Maklum masih anak SMP🙂 Tapi, hal itu lucu buat diingat saat ini.

Ketika SMP, suami saya termasuk anak yang pintar di kelas, sedangkan saya anak yang kurang termotivasi (baca: malas) buat mengerjakan PR pelajaran IPA dan Matematika. Kalau ada PR yang sulit, biasanya saya mengerjakan soal sebisa saya, jika ada soal sulit saya tinggal tanya jawabannya pada suami. (Hehehe… Perilaku yang tidak patut dicontoh.) Anehnya, suami waktu itu dengan mudah memberikan PR-nya pada saya. Kalau pada teman yang lain, dia jarang sekali mau. (Kalau sekarang ditanya kenapa mau ngasih PR, sambil bercanda, suami bilang kasian sama saya yang tidak pintar. Whaaaaaatttt!?!?!)

Ketika lulus SMP, kami melanjutkan di SMA yang berbeda. Suami sekolah di Sukabumi, sedangkan saya sekolah di Serang. Ketika kuliah pun sama, suami kuliah di Bandung dan saya kuliah di Depok. Kami jarang kontak, paling bertemu kalau ada acara Buka Puasa Ramadhan atau libur sekolah. Hanya itu saja..

Akan tapi, lewat persahabatan itu, saya mulai terkesan dengan kepribadiannya. Menurut saya, suami adalah orang yang pintar dan pekerja keras. Semua pencapaiannya saat ini karena dia mau bekerja keras, tidak suka mengeluh, dan positive thinking. Itu sudah cukup membuat saya jatuh cinta. Saat ini, saya sering malu karena keinginannya untuk belajar hal baru begitu kuat.

Lewat persahabatan itu, saya dapat membuat gambaran tipe yang cocok untuk menjadi suami saya. Berkelana kesana kemari, pada akhirnya saya kembali pada sosok sahabat saya. Saya terbiasa dengan kehadirannya dan sulit untuk pindah ke lain hati.

Perjalanan panjang tetap harus dilalui hingga pada akhirnya kami memutuskan untuk menikah. Namun hingga saat ini, saya bersyukur dikaruniai banyak kebahagiaan dan tidak menyesal menikah dengan sahabat saya.

Tulisan ini dibuat untuk menandai dua tahun pernikahan kami, yaitu pada tanggal 24 Oktober. Pada tanggal yang sama, suami saya juga merayakan ulang tahun. Sayangnya, seperti tahun lalu, tidak bisa dirayakan bersama karena berbeda pulau. Smoga tahun depan sudah satu rumah dan berkumpul bersama. AAMIIN.

We love u, ayah…

Bunda dan Sabrina

Comments on: "I’m in love with my best friend" (2)

  1. kartikafajar said:

    kisah kita hmpir sm buk,,yg jd imam kelg kecil ku sahabat smp ku sndiri..stlh 9th b’pisah,trz pcran 1th,lalu dy mempersunting ku..
    Kita perlu toast..hi8..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: