It's my world

Patra Melawai Beach Resort and Cafe Resto.. Nama pantainya panjang juga ya. Dulu dikenal sebagai pantai kilang atau cafe kilang karena letaknya dekat dengan kilang minyak Pertamina. Saya lebih familiar dengan namanya yang dulu, yaitu cafe kilang mandiri. 

Letaknya di seberang Lapangan Merdeka dan Masjid Istiqomah, Balikpapan. Pantai ini adalah salah satu pantai yang dekat dengan pusat kota. Pantai yang tergolong bersih dan nyaman untuk dikunjungi. Mungkin juga karena saya datang saat menjelang siang, suasana pantai masih sepi. 

Memang tidak banyak fasilitas di pantai itu; tempat duduk dan meja untuk menikmati suasana, arena bermain anak, mobil pantai yang sudah rusak, tempat landasan helikopter, dan wisma pantai yang difungsikan sebagai cafe dan resort. Ada tempat pertemuan yang cukup besar, tapi saya lebih banyak berada di pantai. Anak-anak menikmati bermain di pantai dan ayunan yang ada di sana. 

Walaupun tidak lama, saya senang bisa menikmati pantai yang indah dan bagus ini. Untuk masuk dikenakan biaya ya, lima ribu per orang sudah mendapatkan air mineral. Lumayaaaan…. 

 

Panahan 

​Panahan.. olah raga yang akhir-akhir ini kami coba tekuni, disamping tetap melakukan olah raga lainnya. Mulai melengkapi peralatan memanah satu per satu, perlahan tapi pasti. Yang paling niat ikut tentu saja ayahnya Sabrina dan Fathan 😀 

Anak-anak biasanya masih ikutan nonton. Sabrina mulai mau berlatih kalau ada temannya. Kami hanya mengenalkan, kalau tidak mau tidak dipaksa. Yang penting merasa senang dulu di sekitar lapangan panahan. Saya sendiri ikut panahan tapi belum konsisten. Bukan untuk kejuaraan, tapi untuk belajar fokus dan ketenangan. 

Hal yang paling saya sukai adalah anak-anak lupa dengan gadget dan tv di rumah, karena ikut ayahnya ke lapangan di hari Sabtu dan Minggu sore. Banyak juga teman dan kenalan baru yang bisa ditemui di lapangan. Yang penting happy ikut olah raga ini. #wiken #panahan 

Bocah lanang yang pakai baju kuning merah ini sudah sering lihat ayahnya memanah, ibunya memanah, kakaknya memanah. Sekarang ikut belajar memanah..  

Bimbingan Pra Nikah

IMG-20161223-WA0019.jpgBIMBINGAN PRA NIKAH (tersedia di klinik Fajar Farma, Balikpapan)

Persiapan Menuju Pernikahan Sakinah

Pemateri : Sarwendah Indrarani, M. Psi, Psikolog

Materi :
1. Tujuan dan Harapan Pernikahan
2. Mitos dan Fakta dalam Pernikahan
3. Sumber Konflik dengan Pasangan

Investasi :
Rp 300.000,- per pasangan. 1 pertemuan, 3 jam.

Registrasi dan informasi :

Klinik Fajar Farma

Jl. Indrakila Ruko No. 17J RT. 32 Kampung Timur, Balikpapan Utara
No. Telp: (0542) 8860836 atau 0821 5949 9446

Bimbingan Pranikah dengan membuat perjanjian sebelumnya

Memanah merupakan olahraga yang menggunakan alat berupa busur panah, anak panah, dan target atau sasaran  anak panah. Panahan sudah digunakan sejak zaman dulu sebagai alat berburu, alat berperang, dan sekarang alat tersebut berganti fungsi sebagai alat olahraga.

Memanah akhir-akhir ini menjadi olah raga yang populer, salah satunya di Balikpapan. Ada beberapa tempat latihan memanah di Balikpapan, bahkan sudah memanah sudah masuk ke sekolah-sekolah dan ada kompetisi memanah. Memang peminat paling banyak untuk memanah adalah anak-anak, tetapi tidak menutup kemungkinan dewasa mulai berlatih memanah.

Jadi, mengapa memanah?

Memanah adalah olah raga sesuai sunnah Rasulullah SAW.

“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah; orang yang saat membuatnya mengharapkan kebaikan, orang yang menyiapkannya di jalan Allah serta orang yang memanahkannya di jalan Allah.” Beliau bersabda: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda.” (AHMAD – 16699)

Manfaat lain dari memanah, dapat melatih kesabaran. Orang yang moody dan tidak sabar agak sulit dalam berlatih memanah. Dalam panahan, kita diajarkan untuk tenang, relaks, tidak terburu-buru, badan tidak boleh tegang dan kaku. Selain itu, memanah melatih fisik dan daya tahan tubuh, khususnya koordinasi antara gerakan tangan dan mata, sekaligus fleksibilitas jari-jari. Memanah pun dapat meningkatkan konsentrasi, kemampuan dan kepercayaan diri. Manfaat lainnnya bisa menjadi tempat untuk bersosialisasi dengan pemanah-pemanah yang lain.

Ababil Archery Club, Lapangan Tennis Komplek WIKA

 

 

Workshop Family Therapy

family-therapyAlhamdulillah, pada bulan Agustus 2016 mendapatkan kesempatan untuk mengikuti workshop family therapy di Balikpapan. Pembicara workshop ini adalah Kang Asep Haerul Gani. Sudah lama saya memiliki keinginan untuk mengikuti workshop yang diarahkan oleh beliau. Terakhir kali saya mengikuti workshop, yaitu sekitar tahun 2008 atau 2009 mengenai forgiveness therapy.

Kesan saya tentang workshop family therapy: Sangat bermanfaat sekali baik untuk secara pribadi maupun untuk pekerjaan saya. Di sana diajarkan tentang memahami sifat-sifat seseorang yang diturunkan dari keluarga asal, bagaimana dampaknya ketika menikah dan membentuk keluarga baru, trauma-trauma yang diakibatkan masalah keluarga dan sebagainya. Kemudian diajarkan pula bagaimana melakukan terapi untuk klien atau orang lain, namun tentunya kita juga harus mau menjadi “pasien” sebelum bisa menerapi orang lain.

Semoga dengan tambahan ilmu dan wawasan tentang terapi keluarga, saya bisa bekerja dan berperilaku dengan lebih baik lagi. Walaupun mungkin tidak seoptimal jika langsung diterapi kang Asep. Setelah mengikuti satu workshop, keinginan untuk belajar terapi yang lain semakin mengebu-ngebu. Semoga bisa ikut workshop lainnya di bulan-bulan yang akan datang.

babySekilas tentang temper tantrum… rangkuman artikel internet.

Apa temper tantrum itu?

Suatu kondisi emosional yang umum dialami oleh anak-anak usia 1-4 tahun, terjadi pada anak-anak yang belum mampu menggunakan kata-kata untuk mengekspresikan rasa frustrasi mereka akibat tidak terpenuhinya keinginan mereka, atau hanya sekedar ingin untuk mendapatkan perhatian dari orang tuanya saja.

Tantrum biasanya terjadi ketika anak-anak membentuk kesadaran diri. Balita belum cukup memahami kata “aku” dan “keinginan dirinya” tetapi sangat mudah untuk tahu bagaimana memuaskan apa yang diinginkan. Tantrum adalah hasil dari energi tinggi dan kemampuan yang tidak mencukupi dalam mengungkapkan keinginan atau kebutuhan “dalam bentuk kata-kata”.

Karakteristik : kemarahan luar biasa karena frustasi, dilanjutkan dengan menangis, berteriak, dan pergerakan badan yang berlebihan, termasuk melempar barang, menjatuhkan diri ke lantai, dan lain-lain.

Tantrum dianggap berbahaya jika tampil dalam bentuk perilaku agresif baik menyakiti orang lain ataupun diri sendiri dimana tak jarang hal tersebut malah menimbulkan masalah baru akibat kerusakan yang dihasilkannya.

Sebelum Anda benar-benar tersulut dengan ulah mereka, pahami dulu apa arti di balik tantrum yang dilakukan buah hati Anda.

  1. Sikap manipulatif. Tantrum jenis ini dicirikan  dengan perilaku menjengkelkan. Tentunya, harapan anak adalah untuk mendapatkan apa yang diinginkan dengan cara mengamuk. Namun sebenarnya, itu hanyalah alat saja. Anak tak benar-benar marah atau kecewa karena tak mendapatkannya saat itu.
  2. Ungkapan kekesalan. Biasanya amukan terjadi ketika anak merasa tak bisa melakukan atau mendapat sesuatu seperti keinginannya.
  3. Periksa apakah lapar, sakit atau sedang mengantuk. Anak-anak cenderung mudah marah karena mereka lapar, sakit, mengantuk. Mempelajari penyebab ini tentunya butuh observasi selama beberapa minggu, tidak bisa hanya sehari atau 2 hari saja. Buat catatan-catatan perilaku keseharian anak, dan kemudian pelajarilah catatan tersebut.

Hal yang bisa dilakukan:

Tetapkan aturan dasar
Jika menghadapi anak yang sedang tantrum, pertama-tama Anda jangan terpancing dengan suasana. Tetaplah dengan sikap dan intonasi suara Anda yang tenang. Ketika anak terus berteriak, katakan, “Ayo bicara yang baik sama mama…”. Atau, pergilah ke ruang lain sembari berkata “Kalau sudah bisa bicara yang baik, mama akan ajak kamu bermain…”.  Setelah anak menyadari jika amarah mereka tak mempan, sikapnya akan melunak dengan sendirinya. Jika Anda memang tidak ingin mengabulkan keinginan anak, tetaplah teguh pada pendirian dan jangan ‘terjebak’.  Bila Anda luluh, akan semakin menguatkan pemahaman anak bahwa Anda mudah dipermainkan.

Tunjukkan empati
Ketika ledakan emosi anak memuncak, alih-alih ikut tersulut segeralah tanyakan dalam benak sendiri, “Jika saya berada di posisi Si Kecil, apakah yang saya ingin agar ibu saya lakukan?” Empati yang Anda upayakan ini akan menjadi usaha yang tepat untuk mendapatkan respons positif dari Si Kecil. Ini karena anak yang tengah di luar kendali membutuhkan respons positif orang dewasa yang masih memegang kendali.

Time out
Jika tantrum terjadi di tempat umum seperti supermarket, ajak anak menyingkir dengan membawanya ke mobil. Di sana, suguhi anak alunan musik, dan beri kata-kata yang menenangkan. Sikap Anda akan memberinya dua pesan: amukan tak akan memberikan apa yang diinginkan, dan ibunya akan menolong dirinya mengatasi kekesalan tersebut.

Beberapa anak biasanya bersikeras tak melepaskan kebiasaan menjerit dan berteriak saat melempar tantrum. Saran saja, buat aturan “hanya boleh berteriak di luar ruangan”. Jadi, saat anak mulai berteriak, ajak anak keluar dan biarkan ia melakukannya di luar.

Ubah persoalan jadi peluang
Saat anak mulai tantrum, sebenarnya ini juga peluang bagi para orangtua untuk membangun hubungan orangtua-anak. Melalui penyelesaian kemarahan, anak belajar jika orangtua merupakan tempat mengadu dan mendapatkan solusi atas permasalahannya. Ini juga menjadi dasar dari komunikasi berlandaskan kepercayaan antara orangtua-anak sehingga di lain waktu anak akan lebih mudah mengekspresikan atau mengutarakan apa yang dipikirkannya ketimbang melempar tantrum.

Langkah yg diambil saat tantrum terjadi:

  1. Pegang anak erat-erat (tangan dan kaki) hingga dia tak dapat memukul/menendang dan melakukan hal berbahaya lain.
  2. Jangan ajak anak berkomunikasi hingga anak selesai dengn usahanya untuk memberontak (hal ini termasuk jangan berteriak untuk menyuruh anak berhenti).
  3. Dalam waktu 15-20 menit maka rata2 anak akan merasa letih dan berangsur tenang. Saat itulah anak dapat diajak berbicara.
  4. Jelaskan mengapa kita memegangnya erat2 dan mengapa kita tidak memenuhi permintaannya.
  5. Ajarkan anak bagaimana lain kali ia dapat menunjukkan kemarahannya.

Sudah sejak dulu saya ingin menjadi inspirator di Kelas Inspirasi. Awalnya keinginan itu terbesit saat melihat beberapa rekan saya waktu kuliah mengikuti Indonesia Mengajar. Paham bahwa saya memiliki beberapa batasan dalam mengikuti Indonesia Mengajar, saya pun tidak banyak berusaha untuk mewujudkan keinginan tersebut. Saya kemudian melanjutkan kehidupan dengan melanjutkan pendidikan profesi dan bekerja.

Beberapa tahun kemudian setelah pindah ke Balikpapan, kemudian berkeluarga dan bekerja, saya baru mengetahui bahwa ada Kelas Inspirasi. Berdasarkan informasi yang saya baca dalam webnya (kelasinspirasi.org):

Kelas Inspirasi merupakan solusi bagi para profesional Indonesia yang ingin berkontribusi dengan mengajar di lingkungannya. Hal ini membuka pintu interaksi positif antara kaum profesional dengan sekolah tempat dia berpartisipasi. Partisipasi para profesional tersebut untuk mengambil cuti sehari dan berbagi pengalamannya bersama anak-anak SD, merupakan partisipasi berbasiskan individu, bukan institusi. Ini menunjukkan bahwa kepedulian dan kesadaran pribadi terhadap pendidikan masih tinggi.

Dengan tagline: “Sehari cuti, selamanya menginspirasi”, berhasil membuat saya tergerak kembali untuk mengajar sehari di sebuah sekolah dasar. Saya pun mendaftar dan mengikuti proses menjadi inspirator. Dengan dukungan suami dan anak-anak, saya bisa mengikuti briefing dan meeting Kelas Inspira13934875_10208543549238713_26942071541570464_nsi. Rupanya banyak juga yang perlu dipersiapkan sebelum menginspirasi. Misalnya, mengenal teman-teman sekelompok dengan berbagai profesi yang berbeda. Kemudian pembagian kelas dan tugas. Menyiapkan berbagai perlengkapan untuk mengajar. Menyiapkan perbekalan dan transportasi selama mengajar dan sebagainya. Walaupun begitu, saya merasa senang dalam menjalaninya.

Saya ada di dalam kelompok XI dan mendapat kesempatan menginspirasi di SD Negeri 029 Balikpapan Utara. Saya bersama 8 inspirator lainnya, 2 fasilitator, dan 3 dokumentator. Semuanya sangat kompak dan penuh dengan energi positif. Saya juga merasa memiliki keluarga baru. Kadang kangen untuk berkumpul kembali dan tertawa bersama. Semoga kapan-kapan bisa berkumpul dan berbagi energi positif bersama lagi.

14079609_10208564446721137_1657626043323815001_n

Untuk kegiatan kelompok kami secara keseluruhan dapat dilihat di link berikut ini: Kelas Inspirasi Balikpapan 4, Kelompok XI. Semoga bisa menginspirasi teman-teman lainnya untuk ikut Kelas Inspirasi selanjutnya. Salam 🙂

14021647_10154407277804522_1153997650477720976_n