It's my world

“Coba lihat positifnya” atau “think positif”

Mungkin beberapa dari kita sering mendapatkan saran seperti tulisan di atas. Beberapa diantara dari kita mungkin hanya bisa terdiam ketika mendapatkan saran tersebut, beberapa lainnya kembali berkata “ngomong sih enak, ngejalaninnya yang enggak enak.”

Mungkin saran tersebut terlihat basi atau tidak penting, akan tetapi pada kenyataannya, akan jauh lebih bermanfaat kalau kita bisa berpikir positif.

Misalnya, kita merasa sakit hati atas perkataan orang yang dekat dengan kita, bahkan tidak ingin berteman dengannya. Segeralah ingat kebaikannya. Sebagai manusia pasti ada satu saja kebaikannya. Dengan mengingat kebaikan itu, setidaknya kita masih dapat menjalin hubungan dengannya.

Saya pernah punya pengalaman sakit hati atas perlakuan orang lain, tapi saya mencoba tetap berbuat baik, setidaknya tersenyum atau menyapa. Tidak lama kemudian, saya menemukan dan mendapatkan hal baik dari orang tersebut, bahkan hubungan pertemanan tersebut menjadi lebih erat.

Contoh lain, kita sedang marah terhadap suami karena tidak sependapat. Segeralah ingat kebaikannya. Mungkin kita pernah dibantu pekerjaan rumahnya, pernah diberi kejutan romantis, dll. Hal ini dapat membantu untuk mengurangi konflik dalam rumah tangga.

Pada siapapun dan pada hal apapun itu, cobalah untuk selalu mencari hal positif dan lakukan hal positif secara konsisten. Tak lama, kebaikan pun akan datang pada kehidupan Anda. Cobalah…

Catatan ini dibuat untuk mengingatkan saya tentang perkembangan Sabrina saat kini.

Sabrina telah menginjak 13 bulan, berat badan 9,2 kilo, tinggi tidak pernah di ukur. :D Berat badan masih normal, badan cukup tinggi dibandingkan dengan anak seumurannya. Muka Sabrina mirip sekali dengan ayah. Pipi Sabrina chubby, kalau cemberut pipinya tambah tembem.

Sekarang Sabrina sudah bisa jalan lancar, walaupun dengan pantat bergoyang-goyang dan kaki masih belum ajeg. Sabrina masih suka jatuh dan kepala terkena lantai.  Akan tetapi, Alhamdulillah Sabrina tetap terlihat sehat dan baik.

Sabrina suka makan jagung rebus, kerupuk, cornflakes, sop, yoghurt, nasi, ikan tempe, perkedel kentang, bakwan dan biskuit. Sabrina sedang suka melepeh makanan, terutama buah-buahan hingga membuat Bunda bingung. Padahal dulu Sabrina suka sekali buah-buahan.

Sabrina suka teriak-teriak jika tidak diberi sesuatu yang diinginkannya. Suaranya keras sekali. :D Sabrina suka main air dengan gelas, menggoyang-goyangkan rak piring, memegang tabung kompor gas, memegang dispenser dan ember berisi air. Bunda seringkali kewalahan menjaga sabrina. huufff…. Bunda merasa senang kalau Sabrina sedang tersenyum dan tidur. Hehehe… Saat yang paling tenang dan damai.

Jadilah anak yang sehat, pintar dan sholehah ya. Banggakan dan jadilah peringan dosa kedua orang tuamu di akhirat kelak.

Salam sayang dari Bunda.

 

Setiap orang mendambakan kesuksesan di dalam dirinya. Sebagian besar orang siap berlomba-lomba untuk mendapatkan kesuksesan sebesar dan selama mungkin. Akan tetapi dalam perjalanan mencari kesuksesan tersebut, orang tidak jarang berubah menjadi ganas atau liar. Orang yang tadinya merupakan orang yang santun berubah kasar dan otoriter. Astaghfirullah, lindungi saya dari sifat yang seperti itu.

Saya pernah mengalami dan melihat sendiri permainan dari mengejar kesuksesan. Namanya simulasi “to have” dari Kubik Training. Kebetulan saya pernah bekerja di sana. Permainannya adalah peserta dibagi menjadi dua kelompok. Ada tiga ember besar di lapangan atau ruangan luas tersebut. Ember pertama berada di tengah yang berisi bola-bola. Ember ini dijaga oleh satu wakil dari setiap kelompok. Dua ember lainnya berfungsi sebagai gawang atau tempat masuknya bola dari pihak lawan. Setiap kelompok memiliki satu ember di belakang mereka. Setiap kelompok bertugas untuk menjaga ember milik mereka agar tidak dimasuki bola oleh lawan. Selain itu, mereka juga harus memiliki strategi agar dapat memasukkan bola ke ember lawan. Kelompok yang memasukkan bola yang paling banyak di ember lawan akan menjadi kelompok pemenang.

Setiap kali saya memperhatikan permainan ini, setiap kelompok yang tadinya kalem atau tenang berubah menjadi beringas dan melakukan segala cara agar mereka menang. Mereka tidak peduli itu kawan atau lawan, mereka akan sikut kanan-kiri, injak bawahan dan jilat atasan. Mereka tidak peduli dengan lingkungannya karena fokus untuk menang. Walaupun begitu, apakah kemenangan tersebut sepadan dengan prosesnya? Orang-orang yang terluka karena mengejar kemenangan tersebut. I don’t think so…

Hidup hanya sekali… Nama baik itu harus dijaga. Itu prinsip saya. Mungkin berbeda dengan orang lain. Apapun alasan dibalik mengejar sukses, tetap tidak bisa dibenarkan. Hal yang saya tahu, untuk mengejar tujuan yang baik, perlu diawali dengan niat dan proses yang baik sehingga hasilnya pun memuaskan. I choose this way.. This is my way..